Mengejar Sang Ratu Angkasa: Strategi
Youniq Hotel Kuala Lumpur International Airport Review
Cathay Pacific Kuala Lumpur International Airport Lounge Review
Malaysia Airlines Golden Lounge Regional Kuala Lumpur International Airport Review
Malaysia Airlines A350-900 Kuala Lumpur - Bangkok Business Class Review
Aranta Hotel Suvarnabhumi Review
Eva Air Lounge Suvarnabhumi Bangkok Review
Singapore Airlines SilverKris Lounge Suvarnabhumi Bangkok Review
Thai Airways Royal Silk Lounge Suvarnabhumi Bangkok Review
Thai Airways B747 Bangkok - Singapore Business Class Review
The Green Market Singapore Changi Review
Singapore Airlines A350-900 Singapore - Jakarta Business Class Review
Best Western Premier The Hive Review
Batik Air A320 Jakarta Yogyakarta Business Class Review
Best Western Premier The Hive terletak satu gedung dengan Tamansari
Hive sebuah gedung yang berisi banyak tempat makan dengan Wikiwikiwok, semacam
foodcourt yang di inisiasi legenda kuliner William Wongso, sebagai daya tarik
utama. Selain itu ada juga mini market dan café. Stasiun Jatinegara dan bandara
Halim Perdanakusumah juga dekat dengan hotel ini. Jadi lokasi merupakan
keunggulan utama Best Western Premier The Hive. Dari parkiran mobil perlu
berpindah lift untuk menuju lobby Best Western Premier The Hive yang terletak
di lantai 5. Saya sendiri sampai hotel sekitar jam 8 malam.
![]() |
| Resepsionis Best Western Premier The Hive dengan hiasan ornamen Natal |
![]() |
| Sofa di lobby Best Western Premier The Hive |
![]() |
| Pohon Natal di lobby Best Western Premier The Hive |
Lobby Best Western Premier The Hive sudah berhiaskan pohon Natal
dengan welcome drink dan toples berisi kue serta sofa dan tv untuk menunggu.
Proses check in berjalan lancar dengan deposit Rp 300,000 walau tanpa minibar
di kamar. Saya sendiri mendapat kamar di lantai 18. Dan untuk naik turun
menggunakan lift perlu menunggu beberapa saat. Kesan pertama begitu memasuki
kamar saya adalah hotel ini kurang terawatt, karena terkesan kamarnya berasal
dari hotel yang sudah berumur cukup lama. Bau tidak enak langsung menyeruak
dari toilet. Dan AC juga tidak terasa dingin meskipun sudah di mentokin 16
derajat.
![]() |
| Lorong lantai 18 Best Western Premier The Hive |
![]() |
| Kasur yang saya potret pagi hari sehabis bangun tidur di Best Western Premier The Hive |
![]() |
| Sofa, kulkas, pembuat air panas di Best Western Premier The Hive |
![]() |
| Kettle pemanas dan mug untuk membuat teh, kopi |
![]() |
| Kulkas mini tanpa isi Best Western Premier The Hive |
Kasurnya sendiri cukup empuk untuk di tiduri, Kamarnya mempunyai
luas yang lumayan lega dengan perlengkapan yang cukup komplit dengan kulkas,
pemanas air dan sofa ada di pojokan kamar. Hanya saja banyak debu di beberapa
spot kamar. Ketika mandi air juga meluber keluar dari bilik kaca, washtafel
juga terlihat tidak bersih.
![]() |
| Wastafel dan wc duduk di kamar Best Western Premier The Hive |
![]() |
| Shower room di kamar Best Western Premier The Hive |
Saya sendiri langsung tertidur sehingga baru sempat
mengabadikan suasana kamar pagi harinya ketika sudah bangun. Meskipun tidak di hari
libur apalagi long weekend, hotel ini cukup laris karena pagi harinya saya
mendapatkan selebaran yang berisi pengumuman jika hotel full booked sehingga
tidak diperbolehkan untuk late checkout dan atau memperpanjang masa tinggal.
![]() |
| Pemandangan dari kamar saya di Best Western Premier The Hive |
![]() |
| Pemandangan dari kamar saya di Best Western Premier The Hive |
![]() |
| Kolam renang utama, di depannya merupakan ruang untuk sarapan di Best Western Premier The Hive |
![]() |
| Pemandangan kolam renang Best Western Premier The Hive |
![]() |
| Tower Best Western Premier The Hive dari kolam renang |
Kolam renang utama yang terletak di pintu sebelah lobby juga
lumayan oke karena cukup panjang walau tidak terlalu lebar. Selain itu juga
terdapat kolam dengan ukuran lebih kecil untuk anak-anak. Sarapan yang di
sediakan mempunyai banyak variasi tapi beberapa menu yang saya coba tidak cukup
enak di lidah saya.
Kesimpulan
Hotel yang mempunyai lokasi yang strategis hanya saja
perawatan kamar perlu di perbaiki.
Apakah kamu pernah menginap di Best Western Premier The
Hive? Bagaimana kesanmu?


























