Rabu, 20 Desember 2017

Double D-Point Akhir Tahun 2017 Dari Danamon

Setelah absen sekian lama akhirnya kartu kredit Danamon kembali mengeluarkan promo di akhir tahun 2017 ini. Promo double D-Point. Dari judul promonya saya langsung tidak tertarik membuka email mereka. Sebelumnya promo kartu kredit Danamon berjudul 10x point rewards.


Bagaimana aturan mainnya? Periode promo adalah 8 - 31 Desember 2017, dan hanya untuk pembelanjaan kategori Dining, Fashion, Department Store, Hotel & Travel, bebas tanpa kategori harian. Poin maksimal yang di berikan tetap sama yaitu 500,000 poin dengan minimum melakukan 15x transaksi dengan nilai minimum Rp200.000 per transaksi.

SnK Double D-Point
Dengan inflasi kartu kredit Danamon sebelumnya, maka double poin untuk kartu kredit Danamon World, 1 Krisflyer miles = Rp 6,000 , 1 Garudamiles = Rp 5,000 dan 1 AirAsia BIG = Rp 4,150

Apakah menarik? Jika kamu belum mempunyai kartu kredit CIMB World / Infinite / JCB Ultimate, promo ini layak untuk di pertimbangkan. Saya sendiri akan skip untuk promo ini karena masih ada promo HSBC Signature 6x points reward yang lebih menarik untuk di kerjakan.

Kesimpulan

Promo double D-Point tampaknya akan menjadi promo reguler pengganti promo 10x poin reward. Bagi saya kurang menarik untuk di ikuti.

Apakah kamu akan mengikuti promo double D-Point ini?

Selasa, 19 Desember 2017

KrisFlyer Spontaneous Escapes Edisi Desember 2017

Singapore Airlines Krisflyer juga mempunyai promo semacam final call BIG AirAsia, untuk periode Desember 2017 periode pemesanan mulai 19 Desember maksimal 31 Desember 2017 dan periode terbang 1-31 Januari 2018. Meskipun beberapa destinasi mempunyai blackout date. Spontaneous Escapes dapat di redeem untuk penerbangan Singapore Airlines dan Silk Air.


Diskon yang di berikan adalah 30% dan khusus untuk rute yang berangkat dari kota di Australia di diskon 40%. Diskon akan langsung tampak ketika kamu memilih penerbangan secara online. Untuk periode kali ini rute cukup beragam dari rute jarak pendek sekitaran Asia Tenggara sampai jarak jauh ke Eropa dan Afrika Selatan. Mengingat sekarang Krisflyer sudah tidak lagi menambahakan fuel surcharge, maka promo ini dapat di jadikan pilihan untuk menukar miles.

Daftar rute Spontaneous Escapes untuk Singapore Airlines

Rute lebih lengkap dapat di lihat di SINI

Singapore Airlines mempunyai banyak partner penukaran dengan kartu kredit bank di Indonesia. Saat ini yang terbaik adalah CIMB World / Infinite dan urutan kedua adalah UOB Prvimiles.

Kesimpulan

Promo yang menarik untuk liburan dadakan.

Apakah kamu tertarik menukar miles Krisflyer saat promo seperti ini?


Inflasi Nilai Tukar Miles Kartu Kredit Standard Chartered Worldmiles

Setelah kartu kredit Danamon, dan BNI Garuda kini giliran Standard Chartered Worldmiles yang mengalami inflasi. Nilai tukar dari sebelumnya 1 miles di hargai Rp 7,500 untuk pembelanjaan dalam negeri dan Rp 3,500 untuk pembelanjaan luar negeri, mulai 1 Februari 2018 nilai tukarnya naik menjadi 1 miles seharga Rp 10,000 untuk belanja dalam negeri dan Rp 5,000 untuk pembelanjaan luar negeri. Naik 33,3%!!

Selain menaikkan nilai tukar, Standard Chartered Worldmiles juga menaikkan minimal miles yang dapat di tukar menjadi 20,000 miles dari sebelumnya 15,000 miles. Naik juga 33,3%! Combo!


Tampaknya Standard Chartered banyak menyunat fitur-fitur kartu kredit mereka, sebelumnya kartu kredit Mastercard Titanium mereka juga kena potongan dari sebelumnya cashback 2,5% menjadi hanya 0,1% saja, sudah hampir tidak berguna lagi kartu ini untuk di koleksi.

Kesimpulan

Kenaikan nilai tukar dan minimal tukar membuat Standard Chartered Worldmiles tidak lagi menarik untuk di koleksi. Tampaknya akan menyusul kartu kredit Danamon untuk masuk laci.

Apakah kamu tetap akan mempertahankan Standard Chartered Worldmiles sebagai salah satu kartu untuk menambang miles?

Review: Aerofans Inn Soekarno Hatta

First Class For The First Time : Introduction
First Class For The First Time : The Process
Review: Aerofans Inn Soekarno Hatta
Soekarno Hatta Airport Ground Experience
Premier Lounge Soekarno Hatta Review
Pura Indah Lounge Soekarno Hatta Review
Esplanade Lounge Soekarno Hatta Review
Singapore Airlines Jakarta - Singapore First Class Review
 

Alhamdulillah akhirnya saya menginjakkan kaki lagi di Terminal 3 Soekarno Hatta International Airport setelah hampir 3 tahun jika pergi ke Ibukota selalu berkereta, tiket murah yang saya beli dari salah satu penjual tiket di Instagram memungkinkan ini terjadi lagi. Di sambut dengan cuaca cerah dan matahari sudah hendak beranjak pergi ke peraduannya. Delay setengah jam dari Air Asia membuat saya dapat menikmati keindahan sunset di sini.

Sunset di bandara Soekarno Hatta
Tanpa bagasi membuat saya langsung menuju pintu keluar dan di sana sudah ada teman saya yang saya ajak untuk meet up dan bersedia untuk mengantar ke Aerofans Inn, hotel transit yang sudah saya booking sebelumnya. Letak hotel ini kalo menurut Waze hanya 10 an km dari bandara. Ternyata jarak tersebut adalah jarak untuk muterin bandara.

Saya memilih bermalam di hotel transit ini dengan mempertimbangkan biaya dan tenaga yang akan saya keluarkan jauh lebih hemat di bandingkan saya memilih untuk menginap di rumah teman atau saudara di Jakarta. Di kompleks aeropolis residence ini selain Aerofans Inn yang saya booking juga ada Swift inn. Aerofans Inn saya booking dari sebuah situs pemesanan online seharga 158 ribu per malam (208 ribu di potong kupon diskon 50rb) dan karena saya pergi berdua dengan teman saya maka dari kantong saya hanya keluar 79 ribu saja. Selain itu harga ini sudah termasuk fasilitas gratis antar jemput bandara (mulai dari jam 5 pagi sampai 9 malam, per dua jam) dan sarapan, Sweet deal!
Harga 79 ribu yang saya bayarkan terasa sangat murah jika di bandingkan saya mesti ke Kota Jakarta dengan alternatif termurah naik Damri bandara di tambah macet ibukota.

Tampak depan Aerofans Inn
Di dekat lokasi hotel ada mini market dan restoran, klinik, laundry jadi lumayan lengkap fasilitas pendukungnya. Tidak usah khawatir kelaparan dan mati gaya karena juga ada taman-taman sederhana di sekitar hotel. Ketika saya datang tempat parkir mobil lumayan penuh padahal bukan hari libur. Proses check in berlangsung cepat dan request saya untuk kamar twin juga masih tersedia. Hotel masih bau cat ketika saya datang jadi masih terhitung baru.

Kamarnya sendiri masih memakai kunci tradisional bukan yang dengan sistem kartu dengan kamar bersih yang luasnya ngepas AC kamar juga berfungsi dengan baik, dan juga di sediakan tv meskipun sama sekali tidak kami tonton. Gedung, luas kamar dan lorong hotel mengingatkan saya bahwa hotel ini lebih mirip kos-kos an ekslusif.

Twin Room di Aerofanss Inn
Detail kamar Aerofans Inn
Kamar mandi juga sempit tapi semua bersih walau agak sedikit menyeruak bau kurang sedap. Air panas juga berfungsi dengan baik dan di sediakan handuk sabun sampoo dan sikat gigi.Wifi hotel juga dapat berfungsi dengan baik jadi tamu hotel masih dapat eksis di sosial media.

Shower room di Aerofans Inn
WC duduk di Aerofanss Inn
Saya juga sempat melongok ke hotel di Swift Inn yang terletak di depan Aerofanss. Swift Inn juga terhitung hotel baru, luasan kamar dan kamar mandi juga hampir sama. Perbedaanya ada di sistem kunci kamar yang sudah memakai kartu dan shuttle bus yang hanya mengantar tamu ke bandara tidak melayani penjemputan.

Harga yang saya bayarkan termasuk sarapan, hanya saja saya tidak memakai fasilitas ini karena saya check out jam 5 pagi dan mobil jemputan juga tepat waktu. Mobil yang di pakai saat itu adalah elf, dengan kondisi mobil yang masih bagus. Perjalanan menuju bandara juga di sopiri dengan nyaman. Teman saya yang check out lebih siang mendapatkan mobil jemputan Avanza.

Sarapan nasi goreng dan air putih di Aerofans Inn
Info dari teman saya, sarapan yang di berikan oleh Aerofans Inn berupa nasi goreng yang cukup lumayan rasanya dan air putih. Untuk sarapan letaknya ada di bistro di dalam satu komplek Aeropolis yang jaraknya kurang lebih 30 meter dari Aerofanss Inn.

Kesimpulan

Dengan harga 158 ribu per malam hotel ini value for money, cocok untuk sekedar transit menunggu penerbangan ketimbang kita menginap di Jakarta.

Apakah kamu juga pernah menginap di hotel transit area bandara Soekarno Hatta?

First Class For The First Time : The Process

First Class For The First Time : Introduction
First Class For The First Time : The Process
Review: Aerofans Inn Soekarno Hatta
Soekarno Hatta Airport Ground Experience
Premier Lounge Soekarno Hatta Review
Pura Indah Lounge Soekarno Hatta Review
Esplanade Lounge Soekarno Hatta Review
Singapore Airlines Jakarta - Singapore First Class Review


“People don’t want to be millionaires — they want to experience what they believe only millions can buy.” – Tim Ferriss

Setelah belajar dari thread tips dan tricks frequent flyer dari sebuah forum, saya kemudian mulai untuk apply beberapa kartu kredit yang memberikan welcome bonus miles cukup besar dan juga program promo yang dapat di tukar dengan miles frequent flyer. Kemudian saya tukarkan poin dari kartu kredit saya tersebut ke miles Krisflyer. Saya menguras semua poin dari kartu kredit bank Danamon dan bank Standard Chartered untuk di tukarkan menjadi 44, 215 Krisflyer miles dan prosesnya memerlukan waktu 1-4 hari kerja.

Miles Krisflyer hasil tukar poin kartu kredit
Kemudian itu saya mencari rute suite class yang tersedia untuk di tukarkan dengan Krisflyer miles yang saya punyai di tanggal yang saya inginkan. Setelah memilah akhirnya saya memutuskan untuk memilih rute Jakarta – Singapura – Hong Kong dengan Singapore Airlines first dan suite class. Karena hanya rute tersebut yang tersedia di tanggal yang saya inginkan, sedangkan rute lain masih waitlist atau menunggu untuk di buka ketersediaan kursinya oleh Singapore Airlines.

Untuk online booking kita mendapatkan diskon 15% miles, sehingga Saya untuk rute Jakarta – Hong Kong perlu menukarkan 31,875 miles dan Rp. 1,019,000. Rute ini juga membuat saya mendapatkan Changi voucher senilai Sgd 40 untuk di belanjakan di Bandara Changi. Selain itu saya juga memesan kursi di dekat jendela dan makanan selama perjalanan. Untuk makanan Jakarta – Singapura saya memesan Moslem meal dan untuk Singapura – Hong Kong saya memesan Boston lobster thermidor melalui fasilitas book the cook. (Tambahan: diskon 15% ini sekarang sudah di hilangkan, utk rute dengan kelas yang sama saat ini membutuhkan 37,500 KrisFlyer miles dan Rp 210,400)

Tiket Jakarta - Hong Kong First dan Suite Class Confirmed
Setelah rute Jakarta – Hong Kong di sukses di amankan, kemudian saya menghubungi lapak tiket promo langganan saya di Instagram untuk memesan tiket AirAsia Jogja - Jakarta PP seharga  Rp 399 ribu.

Untuk rute pulangnya saya akhirnya memutuskan untuk mencoba Cathay Pacific dengan menukar Asia Miles. Pada saat saya selesai membeli tiket Jakarta – Hongkong saldo Asia Miles saya masih 0 jadi saya perlu menukar poin kartu kredit saya terlebih dahulu, dan ternyata penukaran untuk bank HSBC memerlukan waktu 12 hari kerja!

Poin Asia Miles hasil tukar rewards kartu kredit

Saya ada dua pilihan untuk jalan pulang, Hong Kong – Bangkok – Singapura – Jogja atau Hong Kong – Manila – Singapura – Jogja. Kedua pilihan ini memerlukan miles yang sama 30 ribu Asia Miles dan 17 ribu Krisflyer Miles. Untuk rute Hongkong – Manila saya perlu mengeluarkan biaya tambahan HKD 170 (Rp 303,435 ) sedangkan Manila – Jogja saya perlu membayar biaya tambahan Usd 15,88 (Rp 220,259) di bandingkan dengan via Bangkok yang perlu membayar biaya tambahan Rp 1,6 juta an

Krisflyer miles saya ternyata masih kurang untuk di tukar dengan kelas bisnis rute Manila – Jogja via Singapura. Sehingga saya menukarkan poin lagi dari bank HSBC dan ini juga memerlukan waktu 12 hari kerja!

Setelah semua miles cukup saya memastikan masih ada kursi yang tersedia untuk di tukar di kedua maskapai di tanggal yang saya inginkan. Saya order pertama adalah di Asia Miles, dan ini sampai 4 kali gagal order dengan 2 kartu kredit visa dan mastercard dari 2 bank yang berbeda! Saya telp call center bank dan mereka bilang tidak ada masalah dengan kartu kredit saya. Akhirnya saya memutuskan untuk mengirimkan email, dan ini ternyata beberapa hari baru ada balasan. Yang kedua saya mengirimkan pesan ke akun facebook fan page Asia Miles dan Cathay Pacific, cara kedua ini lebih cepat responnya tidak sampai 3 jam.

Akhirnya saya sukses menukarkan Asia Miles setelah saya coba coba mengklik link yang berbeda dari yang pertama. Untuk rute ini saya perlu menukarkan 30 ribu Asia Miles dan Hkd 170 (Rp 303,435) Untuk rute ini sudah tidak tersedia kursi di window seat sehingga saya memesan kursi di bagian belakang dan untuk makanan saya memesan Moslem meal.

Tiket First Class Hong Kong - Manila Confirmed
Selanjutnya adalah saya redeem kursi bisnis untuk penerbangan Manila – Jogja, prosesnya sama dengan penerbangan Jakarta – Hong Kong. Untuk rute Manila – Jogja saya menukar 17 ribu KF miles dan hanya perlu membayar pajak sebesar Usd 15,88 (Rp 220,259) saja! Dan rute ini juga memberikan saya Changi voucher sebesar Sgd 20. Untuk kursi saya tetap memilih window seat dan makanan juga Moslem meal.

Tiket Business Class Manila - Jogja Confirmed
Resiko dari pemilihan rute ini adalah rute Air Asia Jakarta -  Jogja saya biarkan hangus.
Jadi biaya yang saya keluarkan untuk tiket pesawat adalah:

Jakarta – Hong Kong Rp. 1,019,000
Jogja – Jakarta PP Rp 399,000
Hong Kong – Manila Rp 303,435
Manila – Jogja Rp 220,259

Di kurangi Changi voucher Sgd 60 = Rp 579,000

Maka TOTAL biaya adalah Rp 1,362,694 untuk tiket pesawat first dan business class seharga asli 80 juta rupiah, 98% DISKON!!!

Adakah kamu juga pernah naik pesawat dengan menukarkan miles frequent flyer?

Sabtu, 09 Desember 2017

Malaysia Airlines A359 Menendang Kursi First Class ke Kelas Bisnis

"Bro seat ku di tendang sama MH..."
"Di tendang gimana?"
"Dari seat 1A jadi seat 8A"

 Kemudian teman saya memperlihatkan screenshot email dari Malaysia Airlines (MH)

email pemberitahuan penendangan
Saya lalu mengecek email saya dan tidak ada email dari MH, saya pikir seat saya di A masih aman.

Kemudian saya login ke manage my booking dan mendapati kalo kursi saya di Malaysia Airlines A359 juga di pindah ke 8A, tanpa konfirmasi! Dan ketika cek ke pemilihan kursi, kabin First Class sudah tidak dapat di pilih.

kondisi di manage my booking saya
Dugaan awal adalah ketendang oleh pax lain yang mempunyai tier lebih tinggi, tapi setelah search di flyertalk MH memang menendang semua yang memilih seat di first class cabin ke belakang tanpa konfirmasi! Dan ada yang sudah online check in juga ketendang!

Saya kemudian melakukan dummy booking, untuk pilihan first class di rute-rute pembiasaan memang tidak tersedia, hanya tersedia mentok di kabin kelas bisnis.Thai Airways juga temporer mengoperasikan B747 di rute regional mereka, BKK-SIN dan BKK-DPS dan penumpang kelas bisnis boleh memilih duduk di kursi first class, karena untuk rute regional mentok di kelas bisnis jualannya.

Gunanya penerbangan pembiasaan untuk pesawat baru adalah agar kru pesawat terbiasa dengan kondisinya. Dan apa gunanya mempunnyai first class cabin jika tidak di buka?

Apa MH mau nanti pas flight "beneran" kru nya gagap mengoperasikan F seat yang notabene merupakan kabin tertinggi??

Kesimpulan

Nampaknya MH melakukan blunder lagi kali ini, dan harapan mereka untuk bangkit dengan pesawat baru akan menghadapi kegagalan.

Menurut kamu bagaimana tindakan MH dengan menendang pax nya ini?

Jumat, 01 Desember 2017

First Class For The First Time : Introduction

First Class For The First Time : Introduction
First Class For The First Time : The Process 
Review: Aerofans Inn Soekarno Hatta
Soekarno Hatta Airport Ground Experience 
Premier Lounge Soekarno Hatta Review
Pura Indah Lounge Soekarno Hatta Review
Esplanade Lounge Soekarno Hatta Review
Singapore Airlines Jakarta - Singapore First Class Review
 

Beberapa postingan untuk seri ini sudah pernah saya tuliskan melalui Kompasiana, dan semoga saja nanti seri ini dapat saya tamatkan kisahnya. Perjalanan ini setahun sebelum First Class khilaf dari Garuda Indonesia dan biaya untuk perjalanan ini juga merupakan uang dari kantong saya pribadi. Mari kita mulai perjalanannya

“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.” ― Andrea Hirata

Melihat, mendengar dan merasakan pengalaman naik pesawat di first class merupakan kenginan terpendam saya sejak lama. Sebagai informasi first class merupakan kelas paling tinggi untuk sebuah penerbangan. Hanya saja harga tiketnya yang sangat mahal untuk ukuran kantong saya menjadikan mimpi tersebut terpendam lama dan kemudian menjadi angan-angan belaka.

Sampai di suatu hari ketika sedang berselancar di sebuah forum internet saya melihat sebuah thread yang membahas tentang tips dan tricks frequent flyer, sejak itu mimpi saya naik pesawat first class kembali menghampiri dan kini waktunya bangun untuk mewujudkannya. Akhirnya setelah berjuang mengumpulkan miles demi miles kurang lebih satu setengah tahun, Alhamdulillah mimpi itu menjadi nyata! First class dengan biaya yang sangat terjangkau kantong saya.

Untuk pengalaman pertama dg first class ini saya sengaja memilih tanggal keberangkatan pada hari ulang tahun saya dan memilih suite class Singapore Airlines (SQ) yang legendaris dan merupakan pemenang kedua World's Best First Class Airlines 2015 versi SkyTrax, setelah memilah dan memilih akhirnya saya memutuskan untuk mengambil rute Jakarta – Hongkong – Manila – Jogjakarta.

Singapore Airlines Suites Class Cabin  sumber: nextshark.com
Rute Jakarta – Hongkong merupakan rute yang di layani oleh first class Singapore Airlines dan tersedia untuk penukaran saver awards (baca: murah). Rute ini juga memungkinkan saya untuk mencoba First dan Suite Class SQ sekaligus. Rute suite class Singapura – Hongkong merupakan rute dengan ketersediaan kursi awards, kursi yang dapat di tukar dengan miles, paling banyak. Rute suite class lain untuk tanggal ulang tahun saya masih di status waitlist alias masih harus dag dig dug untuk menunggu kursi tersebut dapat di tukar dengan miles. Rute ini juga memungkinkan saya untuk mencoba The Private Room, lounge ekslusif untuk penumpang first class Singapore Airlines.

Rute Jakarta Singapura first class di jual oleh Singapore Airlines seharga Rp 15,313,100

Harga rute Jakarta Singapura dengan Singapore Airlines First Class
Rute Singapura Hong Kong suite class di jual oleh Singapore Airlines seharga Sgd 2758.50



Kemudian untuk rute pulangnya saya mempunyai dua pilihan Hongkong – Bangkok atau Hongkong – Manila, semua dengan Cathay Pacific (CX) first class, yang merupakan pemenang keempat World's Best First Class Airlines 2015. Selain itu alasan lain saya memilih Cathay Pacific first class adalah mereka mempunyai 2 lounge ekslusif di bandara Hong Kong yang mendapatkan banyak rekomendasi bagus dari para blogger jadi saya ingin mencicipi pengalaman melihat dan merasakan lounge milik Cathay Pacific tersebut. Akhirnya saya memilih rute Hongkong – Manila, meski rute ini hanya berdurasi sekitar 2 jam masih layak di coba karena untuk penerbangan selanjutnya ke Jogja saya hanya perlu membayar biaya tambahan sangat murah. Selain itu juga rute ini memungkinkan saya untuk mencoba Silverkris lounge Manila yang baru saja di buka kembali pada bulan Juli 2015.
(Tambahan: Saat itu SQ masih mengenakan fuel surcharge, dan baru di hapuskan di tahun ini)

Cathay Pacific First Class Cabin sumber: nextshark.com
Rute Hong Kong Manila first class di jual oleh Cathay Pacific seharga Hkd 8170

Harga rute Hong Kong Manila Cathay Pacific First Class
Dari Manila ke Jogja saya memutuskan untuk menggunakan kembali Singapore Airlines hanya saja di kelas bisnis. Kelas bisnis SQ merupakan pemenang pertama World's Best Business Class Airlines 2015 versi SkyTrax. Rute Singapura – Jogja sendiri di layani oleh Silk Air yang merupakan anak perusahaan SQ.

Singapore Airlines Business Class Cabin sumber:nextshark.com
Rute Manila Singapura kelas bisnis di jual oleh Singapore Airlines seharga Usd 949.75

Harga rute Manila Singapura dg Singapore Airlines Business Class
Silk Air Business Class Cabin/nextshark.com
Rute Singapura Joga kelas bisnis di jual oleh Silk Air seharga Sgd 1021.3

Harga rute Singapura Jogja dengan Silk Air Business Class
Jadi tiket pesawat (saja) untuk merayakan ulang tahun saya seharga 80 jutaan. Tapi tentu saja saya tidak mengeluarkan uang sebanyak itu. Untuk kamu yang penasaran di posting berikutnya akan saya menuliskan lebih detail langkah dan biaya yang saya keluarkan untuk mewujudkan mimpi saya ini menjadi nyata.

Adakah kamu yang juga merayakan ulang tahun dengan cara traveling ke sebuah daerah / negara?