Tampilkan postingan dengan label Kartu Kredit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kartu Kredit. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Oktober 2018

Bagaimana Saya Membayar Biaya Tahunan Kartu Kredit?

Salah satu yang dianggap sebagai momok menakutkan bagi pengguna kartu kredit adalah biaya tahunan, alias annual fee.

Apalagi kartu premium yang jutaan pertahunnya, tapi itu semua boleh di bilang hanya di atas kertas saja. Berdasar pengalaman saya hampir semua biaya tahunan kartu kredit dapat di gratiskan. Konon (karena saya belum punya) yang masih belum dapat gratis Citibank Prestige tapi dengan fasilitas yang di dapat worth it untuk di bayarkan iuran tahunannya.

JCB Ultimate dan MasterCard World CIMB Niaga: Gratis dengan transaksi 150 juta setahun atau dengan mengambil dana tunai, saya tahun lalu memilih mengambil dana tunai, tahun ini saya belum meminta gratis lagi :)

HSBC Visa Signature: Gratis dengan transaksi nominal tertentu selama sekian bulan atau jika memiliki 1 juta poin otomatis gratis. Karena poin saya memenuhi syarat maka gratis.

BNI Garuda Visa Signature: Gratis tanpa syarat. Ketika menelpon call centre di bilang tidak ada program dan harus bayar, kemudian saya minta di sambungkan ke bagian penutupan dan bebas tanpa syarat.

Citibank PremierMiles: Gratis dengan mengambil dana tunai.

Danamon World: Gratis dengan transaksi nominal 2x iuran tahunan.

UOB PrivMiles: Gratis dengan transaksi jumlah tertentu dalam kurun waktu tertentu.

Standard Chartered World Miles: Gratis dengan transaksi jumlah tertentu dalam kurun waktu tertentu.

Opsi selain transaksi biasanya adalah dengan mendaftarkan tagihan bulanan :)

Apakah kamu masih membayar biaya tahunan kartu kredit?

Selasa, 19 Desember 2017

Inflasi Nilai Tukar Miles Kartu Kredit Standard Chartered Worldmiles

Setelah kartu kredit Danamon, dan BNI Garuda kini giliran Standard Chartered Worldmiles yang mengalami inflasi. Nilai tukar dari sebelumnya 1 miles di hargai Rp 7,500 untuk pembelanjaan dalam negeri dan Rp 3,500 untuk pembelanjaan luar negeri, mulai 1 Februari 2018 nilai tukarnya naik menjadi 1 miles seharga Rp 10,000 untuk belanja dalam negeri dan Rp 5,000 untuk pembelanjaan luar negeri. Naik 33,3%!!

Selain menaikkan nilai tukar, Standard Chartered Worldmiles juga menaikkan minimal miles yang dapat di tukar menjadi 20,000 miles dari sebelumnya 15,000 miles. Naik juga 33,3%! Combo!


Tampaknya Standard Chartered banyak menyunat fitur-fitur kartu kredit mereka, sebelumnya kartu kredit Mastercard Titanium mereka juga kena potongan dari sebelumnya cashback 2,5% menjadi hanya 0,1% saja, sudah hampir tidak berguna lagi kartu ini untuk di koleksi.

Kesimpulan

Kenaikan nilai tukar dan minimal tukar membuat Standard Chartered Worldmiles tidak lagi menarik untuk di koleksi. Tampaknya akan menyusul kartu kredit Danamon untuk masuk laci.

Apakah kamu tetap akan mempertahankan Standard Chartered Worldmiles sebagai salah satu kartu untuk menambang miles?

Rabu, 25 Oktober 2017

Inflasi Nilai Tukar Miles Kartu Kredit BNI Garuda

Mengikuti jejak infasi dari kartu kredit Danamon, Hari ini BNI mengirimkan sms blast kepada para pemegang kartu kredit co-brand mereka dengan Garuda Indonesia.

Efektif per tgl 23 Nov 2017, reward miles Kartu Kredit Garuda BNI berubah menjadi Rp 24.000 = 2 Miles (Platinum) dan Rp 18.000 = 2 Miles (Signature). 1500046
Sebelum SMS ini rate 1 miles untuk kartu kredit Garuda Indonesia Platinum adalah Rp 10,000  sedangkan untuk kartu kredit Garuda Indonesia Signature sebelumnya 1 miles rate tukarnya Rp 7,500 .Berarti per tanggal 23 November 2017 kedua kartu kredit tersebut mengalami inflasi 20%.

Kesimpulan

Dengan adanya inflasi tersebut rate tukarnya menjadi tidak menarik lagi di bandingkan dengan sesama kartu kredit travel di Indonesia. Di tambah lagi dengan di hilangkannya banyak fasilitas untuk Garudamiles Gold, menurut saya kartu kredit co-brand BNI Garuda Indonesia tidak layak untuk di pertahankan.

Apakah dengan adanya inflasi ini kamu akan tetap mempertahankan kartu kredit BNI Garuda Indonesia?

Minggu, 15 Oktober 2017

Citibank Indonesia Premiermiles Review







Kartu kredit terbitan dari Citibank ini merupakan salah satu kartu kredit travel paling awal di Indonesia. Walaupun rate untuk 1 milesnya kurang menarik karena senilai Rp 8,750 untuk pembelanjaan domestic dan Rp 5,000 untuk transaksi internasional (hanya untuk kategori hotel, restoran, penerbangan, department stores, dan butik).

Keunggulan Citibank Premiermiles adalah mempunyai partner penukaran yang paling banyak. Selain partner tradisonal kartu travel terbitan bank Indonesia; Garudamiles, Krisflyer dan Asiamiles, kartu kredit ini juga dapat di tukarkan antara lain dengan Flying Blue, Etihad Guest, Qantas Frequent Flyer, Qatar Privelege Club, British Airways. Selain itu juga dapat di tukarkan dengan hotel Jaringan IHG (Intercontinental Hotels Group) dan Jaringan Hilton. Keistimewaan lain adalah fasilitas keanggotaan Priority Pass yang dapat di gunakan untuk akses gratis lounge 1x setahun untuk 2 orang, yang harap di perhatikan adalah keanggotaannya yang berlaku 1 tahun kalender.


Saya sendiri sudah lama ingin mempunyai kartu kredit ini, selain karena nama besar Citibank juga di karenakan partner penukaran miles yang lebih banyak. Tapi sayangnya daerah saya tidak terdapat kantor cabang Citibank dan tidak ada dalam list jika ingin mengajukan aplikasi secara online. Akhirnya saya apply melalui pameran yang di adakan oleh Citibank di salah satu mall di kota saya. Saat itu Di tawari kombo 2 kartu dan saya memilih Premiermiles dengan Reward Card.

Proses dari memasukkan aplikasi sampai di setujui juga hanya 1 hari kerja, dan tanpa ada telpon sama sekali dari analis. Limit yang di berikan juga lebih tinggi dari kartu kredit yang di jadikan referensi. Kartu dan PIN juga datang cepat, Luar biasa! Sebagai nasabah baru ada promo 5ribu miles jika belanja Rp 15juta dalam kurun waktu 3 bulan sejak kartu di setujui, dan bonus milesnya juga masuk cepat.
 
Untuk Kartu Priority Pass saya belum request karena menunggu pergantian tahun supaya masa berlakunya lebih lama.

Kesimpulan

Meskipun nilai tukar 1 milesnya bukan yang terbaik tetapi kartu kredit Citibank Premiermiles ini tetap layak untuk di punyai karena mempunyai partner penukaran miles yang banyak.

Apakah kamu juga tertarik untuk apply Citibank Premiermiles?

UOB Indonesia Prvi Miles Review


UOB (United Overseas Bank) bank yang berasal dari Singapura ini juga menerbitkan kartu kredit travel. Kartu ini mengandalkan keunggulan nilai tukar 1 Krisflyer / Asiamiles / Garudamiles senilai  Rp 7,000 untuk pembelanjaan domestic dan Rp 3,500 untuk pembelanjaan di luar negeri. Untuk Airasia BIG 1 miles-nya senilai belanja domestic Rp 5,000 dan Rp 2,500 untuk belanja di luar negeri. Nilai tukar ini sedikit lebih baik dibandingkan dengan Kartu Kredit Standard Chartered Worldmiles.

Selain itu UOB Prvi miles juga memberikan welcome bonus sebesar 4,500 miles, yang di cicil 1,500 miles perbulan selama 3 bulan dengan minimal belanja Rp 5 juta rupiah per bulan selama 3 bulan dari awal kartu di terima. Iuran tahunan kartu kredit ini adalah Rp 1 juta dan minimal limitnya Rp 25 juta.




Seminggu setelah aplikasi masuk saya di telpon oleh supervisor dari marketing tempat saya apply, dan di janjikan 2-5 hari akan di telpon lagi oleh analis. Kenyataannya saya baru di telpon 13 hari kemudian. 3 hari setelah telpon analis ada sms bahwa pengajuan kartu kredit saya di setujui. Dan ternyata dapat paket kombo, Prvi miles dan UOB One. Pin datang terlebih dahulu dengan beda kurir dan beda hari antara 2 kartu tersebut. Sedangkan kartunya sendiri baru datang 18 hari sejak dapat sms di setujui. Untuk wilayah di luar Jabodetabek UOB mewajibkan calon pemegang kartu kreditnya memiliki rekening tabungan, dan nantinya pembayaran akan di lakukan dengan autodebet rekening. .

Setelah kartu datang saya kemudian menelpon call centre UOB untuk menanyakan tentang welcome bonus dan di beritahu oleh CS yang menerima program tersebut sudah habis masa berlakunya, padahal di website UOB promo welcome bonus masih ada. Saya telpon lagi dan mendapat jawaban yang sama dari CS yang berbeda. Akhirnya saya minta untuk di cek dan di tanyakan detail info tentang welcome bonus ini, apakah berdasar tanggal cetak atau tanggal kalender penghitungannya. Dan UOB akhirnya menghubungi saya satu kali dan saat itu tidak sempat saya angkat telponnya dan tidak ada lagi telpon lagi.

Yang menarik saat ini UOB Prvi Miles sering mengadakan promo 10x Rewards untuk pemegang kartu kredit yang terundang, mirip dengan promo dari kartu kredit Danamon World.

Kesimpulan

Dengan nilai tukar kompetitif dan promo 10x rewards, UOB Prvi miles layak untuk di pertimbangkan.

Apakah kamu juga tertarik untuk apply UOB Prvi miles?

Selasa, 10 Oktober 2017

CIMB Niaga JCB Ultimate Review

JCB (Japan Credit Bureau) merupakan perusahaan kartu kredit yang berasal dari Jepang dan pertama masuk ke Indonesia pada tahun 1996. Saat ini di Indonesia JCB bekerjasama antara lain dengan bank BNI46, BRI, Maybank dan CIMB Niaga.

Kerjasama dengan CIMB Niaga, JCB menerbitkan level tertinggi mereka Ultimate dan termasuk salah satu kartu kredit premium dari CIMB Niaga bersama dengan Mastercard World dan Visa Infinite. Iuran tahunan untuk JCB Ultimate sebesar Rp 3 juta untuk kartu utama dan limit mulai dari Rp 75 juta.

Dengan iuran tahunan semahal itu apa saja manfaat yang di berikan oleh kartu kredit ini?

9 poin extra untuk setiap pembelanjaan Rp 5ribu, Garudamiles 1000 points = 166 miles untuk Krisflyer 1000 points = 45 miles dengan demikian maka menguntungkan jika di tukar dengan garudamiles, 1 miles seharga Rp 3,333. Dalam kondisi normal tanpa promo, 1 Garudamiles seharga Rp 3,333 merupakan yang terbaik di Indonesia.

Cashback 4% untuk pembelanjaan offline di Jepang, Korea Selatan, China dan Taiwan dengan maksimal cashback Rp 2juta, tetapi poin hangus jika klaim cashback nya. Free lounge di bbrp bandara yg berpartisipasi yang saya tahu ada di Singapura, Tokyo, Hong Kong. Kemudian gratis tiket pesawat pp Jakarta Tokyo dengan maskapai ANA, gratis 1 kelas ekonomi dengan belanja Rp 50 jt per 2 siklus tagihan, untuk gratis 1 kelas bisnis belanja Rp 150 juta per 2 siklus tagihan. Setahun kalender maksimal 2 kali klaim dengan semua poin yang di dapat hangus. Sebagai Informasi untuk harga tiket ekonomi ANA PP Jakarta Tokyo sekitar Rp 5 jutaan dan untuk tiket bisnisnya seharga Rp 30 jutaan.

Saya sendiri apply JCB Ultimate di kombo dengan Mastercard World, dengan cara ini saya hanya perlu membayar iuran tahunan dari Mastercard World saja, sedangkan untuk JCB Ultimate gratis. Selain dengan Mastercard World, dapat pula di kombo dengan Visa Infinite. Proses dari masuk aplikasi sampai di telpon oleh analis perlu waktu seminggu, 4 hari kemudian nomor kartu muncul di cimbclicks dan 20 hari kemudian kartu baru sampai di tangan saya.

Penampakan kursi kelas bisnis dari ANA
Setelah saya belanja sesuai syarat minimal untuk klaim tiket gratis ke Tokyo, saya kemudian telpon ke call centre CIMB kemudian di minta untuk kirim email scan paspor dan KTP, prosesnya sendiri berlangsung selama 5 hari kerja. Eticket sendiri berhasil di issued sesuai dengan waktu yang di janjikan.

Kesimpulan

Kartu kredit yang cukup menarik untuk di koleksi terutama buat pengumpul Garudamiles.

Apakah kamu juga tertarik untuk apply CIMB JCB Ultimate?

Selasa, 03 Oktober 2017

BNI Garuda Indonesia Signature Review

Awalnya saya tidak ada ketertarikan untuk apply kartu ini tapi adanya kombo promo bebas iuran tahunan dan bonus sampai 70 ribu garuda miles membuat pertahanan saya goyah. Meskipun saya sebelumnya sudah mempunyai kartu kredit BNI Platinum, untuk kartu ini tetap wajib apply lagi tidak dapat hanya request lewat call centre. Keistimewaan kartu kredit BNI adalah limitnya pisah untuk masing-masing jenis kartu utama.

Saya sendiri akhirnya apply untuk jenis Garuda Signature, dari awal masuk aplikasi sampai di telpon oleh analis membutuhkan waktu 15 hari, lumayan lama. Menurut info dari marketing yang membantu proses aplikasinya, pihak Garuda Indonesia yang membuat lama prosesnya. Saat analis menelpon untuk verifikasi juga di tanyakan jika yang versi Signature tidak di setujui apakah bersedia untuk di turunkan ke level Platinum, saya jawab tidak mau karena saya apply untuk versi yang Signature. 3 hari setelah telpon tersebut dapat kabar jika kartu di setujui, dan kartu kredit, kartu priority pass dan luggage tag Garuda sampai rumah 6 hari kemudian. BNI Garuda Signature juga mendapatkan fasilitas gratis kartu priority pass tapi hanya keanggotaannya yang gratis, masuk ke lounge jaringan priority pass tetap bayar jadi agak kurang berguna menurut saya.

Penampakan paket BNI Garuda Indonesia Visa Signature
Luggage tag bonus BNI Garuda Indonesia Visa Signature
Untuk mendapatkan bonus 70 ribu miles, perlu di belanjakan minimal 100 juta rupiah dalam kurun waktu 60 hari sejak kartu di setujui. Untuk urusan belanja ini ketika telpon ke customer service di bilang hanya boleh transaksi offline saja, kemudian saya telpon lagi di katakan transaksi online juga boleh. Main aman, kartu hanya saya gesek di transaksi offline.

Untuk poin regular sendiri langsung masuk ke akun Garuda Miles, Saya kurang memperhatikan apakah miles masuk ketika transaksi sdh di posting atau ada jadwal khususnya yang jelas tidak perlu menunggu tanggal cetak. Ada bonus tambahan 200 miles untuk kartu yang di setujui dan 4000 miles untuk bonus aktivasi kartu setelah mengumpulkan minimal 250 miles.

Sesuai dengan syarat dan ketentuan promo, bonus 70 ribu miles akan masuk setelah 60 hari selesai melakukan transaksi 100 juta. Pada kenyataannya bonus miles masuk melebihi waktu yang di janjikan, meskipun untuk akun saya hanya terlambat kurang lebih 7 hari saja, masih okelah.

Sebenarnya ada lagi keuntungan kartu kredit Garuda Indonesia ini, jika belanja 8 juta berturut turut selama 5 bulan maka otomatis akan menjadi Garuda Miles Gold. Tapi kesempatan ini tidak saya ambil karena saat ini hampir tidak ada keuntungan yang berarti dengan naik status menjadi gold.

Kesimpulan

Kartu Kredit BNI Garuda Indonesia yang menarik hanya untuk jenis Signature, rate 1 miles = Rp. 7500 lumayan bersaing meskipun bukan kartu kredit terbaik untuk mengumpulkan Garuda Miles.

Apakah kamu tertarik untuk memiliki kartu kredit BNI Garuda Indonesia?

Jumat, 28 Juli 2017

Inflasi Poin Kartu Kredit Danamon



Jumat Tanggal 28 Juli 2017 merupakan hari yang turun naik bagi para pemegang kartu kredit Danamon. Yang bikin naik adalah para peserta promo 10x reward points periode Mei - Juni 2017 di sms hasil poin yang berhasil di dapatkan. Saya sendiri meskipun transaksi sudah melebihi syarat minimum untuk mendapatkan poin maksimum tapi hasilnya mendapatkan tidak full 500 ribu poin, hanya kurang sedikit. Tidak worth it untuk di complain kekurangan yang hanya beberapa puluh ribu di bandingkan dengan energy yang perlu di keluarkan untuk "pacaran" dengan CS. 

Sedangkan kabar yang bikin turun adalah email yang masuk malam hari-nya. Email tersebut berisi inflasi di poin kartu kredit mereka. 

isi email dari Danamon. KLIK biar GEDE.
Sebelum berubah nama menjadi D-Point, 1 poin Danamon senilai Rp 1000 dan pemegang kartu Danamon MasterCard World mendapatkan 1,5 poin per 1000 rupiah, berarti 1 poin senilai Rp 666,67 Sekarang 1 D-point senilai Rp 2500. Untuk pemegang Danamon Visa Infinite, MasterCard World mendapatkan 3 point. Berarti 1 poin senilai Rp 833,33, inflasi 25%! 

Yang terbaik adalah untuk kartu kredit MasterCard World Elite mendapatkan 8 point transaksi dalam negeri (Rp 312,5 per point) dan 12 point untuk transaksi luar negeri (Rp 208,33). Sebagai informasi kartu kredit World Elite saat ini hanya khusus nasabah prioritas Danamon dan 6 juta iuran tahunannya tidak dapat di hapuskan.

Bagaimana perhitungan penukaran ke Airlines Mileage?

Untuk saat ini untungnya rate penukaran masih tetap.

Krisflyer / Asia Miles

Danamon Platinum = 20 x Rp 2500 = Rp 50,000
Danamon World = 15 x Rp 833,34 = Rp 12,500

Garuda Miles

Danamon Platinum = 15 x Rp 2500 = Rp 37,500
Danamon World = 12 x Rp 833,34   = Rp 10,000

AirAsia BIG

Danamon Platinum = 10 x Rp 2500 = Rp 25,000
Danamon World = 10 x Rp 833,34 = Rp 8,333

Untuk perhitungan berapa nominal belanja yang di butuhkan dalam promo 10x reward points agar mendapatkan poin maksimal saat ini masih gelap, apakah promo ini masih akan di lanjutkan juga masih belum ada kabar.

By the way tahun 2017 ultah Danamon yang sudah lewat kurang lebih 2 minggu dari posting ini, sepi-sepi saja tidak seperti tahun 2016 yang jor-joran mensubsidi samsung s7 di berbagai marketplace, tahun ini malah nasabah di hadiahi inflasi poin!

Kesimpulan

Dengan adanya inflasi ini maka kartu kredit Danamon Platinum atau yang di bawahnya sangat tidak layak lagi untuk di koleksi sebagai amunisi penambang miles. Sedangkan untuk Danamon World / Infinite masih boleh di pertimbangkan jika masih ada promo 10x reward points.

Apakah kamu akan mempertahankan Kartu kredit Danamon sebagai salah satu amunisi penambang mileage?